www.teropongpublik.id – Tim PS Barito Putera bersiap untuk bertanding melawan Persiraja Banda Aceh dalam laga uji coba yang dijadwalkan berlangsung di Stadion H. Dimurthala pada Sabtu malam, 16 Agustus 2025. Pertandingan ini merupakan salah satu langkah krusial dalam persiapan Laskar Antasari sebelum memulai kompetisi Liga Championship 2025/26 Grup Timur yang akan datang.
Pelatih baru Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, telah memutuskan untuk membawa 22 pemain terbaiknya dalam laga ini. Tim yang berbasis di Banjarmasin tersebut baru saja menyelesaikan pemusatan latihan di Yogyakarta yang direncanakan untuk memaksimalkan kondisi fisik dan taktik tim menjelang pertandingan penting ini.
“Ke Aceh kali ini kami membawa 22 pemain untuk uji coba menjelang liga. Semua pemain memiliki peluang untuk tampil, tanpa ada pemisahan pemain utama atau cadangan. Sebagai pelatih baru, saya berkomitmen untuk mengamati kemampuan setiap pemain yang ada,” ungkap Teco, mantan pelatih Bali United dan Persija Jakarta yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia.
Persiapan Tim dalam Menghadapi Kompetisi Liga
Teco menjelaskan bahwa pertandingan melawan Persiraja akan menjadi ujian penting untuk menguji taktik dan kekompakan timnya. Sebelumnya, Barito Putera telah melakoni tiga laga uji coba di Yogyakarta melawan tim dari Super League, yang memberikan mereka pengalaman dan latihan yang berharga sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya.
Pemain yang dibawa akan terdiri dari kombinasi pemain asing, pemain naturalisasi, serta pemain lokal yang berpengalaman. Ini menjadi bagian dari strategi pelatih untuk membangun tim yang solid dengan kombinasi kekuatan yang berbeda dalam skuadnya.
Selain itu, Teco menekankan bahwa penting bagi tim untuk mampu beradaptasi dengan taktik baru yang diusungnya. Dengan persiapan yang matang, diharapkan tim bisa tampil optimal saat kompetisi resmi dimulai.
Pemain-Pemain Kunci Dalam Skuad Barito Putera
Skuad PS Barito Putera akan diperkuat oleh tiga pemain asing, yaitu Renan Alves, Alexsandro Dos Santos yang dikenal sebagai eks top skor Liga 2, serta Jaime Moreno. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberi nuansa baru dan kontribusi signifikan untuk tim dalam menghadapi laga-laga mendatang.
Dari pemain yang dinaturalisasi, ada Fabiano Beltrame dan Lassana Doucore yang juga menambah kekuatan tim. Kombinasi ini menciptakan potensi besar bagi Laskar Antasari untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Tidak hanya pemain asing, Barito Putera juga dihuni oleh pilar-pilar lokal berkualitas seperti Bayu Pradana, Rizky Pora, serta Gian Zola. Kehadiran para pemain ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kekompakan di lapangan, serta memberikan motivasi bagi pemain-pemain muda di dalam tim.
Menatap Laga Melawan Persiraja dengan Optimisme
Laga melawan Persiraja diharapkan dapat menjadi indikator kesiapan Barito Putera untuk menjalani kompetisi. Selain itu, uji coba ini juga menjadi kesempatan bagi semua pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pel教t. Teco pun berharap agar tim dapat mengambil pelajaran dari setiap momen di laga tersebut.
Melihat persiapan yang telah dilakukan dan kualitas pemain yang ada, ada banyak harapan dari penggemar agar Barito Putera dapat tampil gemilang. Setiap pemain diharapkan dapat berkontribusi tidak hanya dalam pelatihan, tetapi juga di pertandingan nyata saat kompetisi dimulai.
Dengan hadirnya pelatih baru dan pemain yang berpengalaman, masa depan Barito Putera tampak cerah. Semua elemen di tim berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik demi kesuksesan tim.


