www.teropongpublik.id – Pada tanggal 1 September 2025, sebuah helikopter milik PT Eastindo Air hilang kontak saat dalam perjalanan dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Insiden ini mengejutkan banyak pihak, mengingat helikopter tersebut membawa delapan orang, termasuk seorang pilot dan co-pilot. Pencarian yang melibatkan berbagai tim SAR segera dilaksanakan untuk menemukan keberadaan helikopter dan penumpangnya.
Helikopter tipe BK117-D3 (H145) dengan registrasi PK-RGH dilaporkan lepas landas pada pukul 08.46 WITA. Setelah 8 menit terbang, pesawat tersebut tidak dapat dijangkau lagi oleh radar dan pihak bandara, menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan keluarga penumpang dan pihak berwenang.
Lokasi terakhir yang didapat melalui komunikasi radio menunjukkan bahwa helikopter ini berada di dekat kawasan Air Terjun Mandin Damar, sekitar 4 kilometer dari lokasi tersebut. Dengan medan yang berat dan vegetasi lebat, pencarian menjadi semakin menantang.
Detail Kejadian dan Proses Pencarian Helikopter Hilang
Helikopter tersebut sedang mengalihkan rute penerbangan menuju Bandara Tjilik Riwut, yang terletak di Palangkaraya. Menurut data terakhir, helikopter diketahui beroperasi pada ketinggian yang normal saat hilang kontak. Tim SAR langsung melakukan evaluasi terhadap jalur penerbangan untuk menentukan lokasi perkiraan hilangnya helikopter itu.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa operasi pencarian telah dimulai dengan segera setelah kehilangan kontak terdeteksi. Dengan melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI dan Polri, upaya ini menjadi satu kesatuan dalam memaksimalkan pencarian dan penyelamatan.
Medan yang beragam dan keterbatasan aksesibilitas menjadi kendala utama dalam pencarian. Berbagai macam alat dan teknologi digunakan dalam misi ini, namun kondisi cuaca dan topografi yang sulit semakin menambah kompleksitasnya. Tim pencari berupaya maksimal meski dalam situasi yang penuh tantangan.
Tim Pencarian yang Dikerahkan untuk Misi Pencarian
Sebanyak empat helikopter SAR dikerahkan dalam misi pencarian ini. Tiap helikopter memiliki peran dan rute tersendiri untuk menjangkau area yang dianggap strategis dalam mencari keberadaan helikopter yang hilang. Selain itu, tim darat juga tidak kalah penting dalam memberikan dukungan dalam proses pencarian tersebut.
- Heli Polisi AW 169 yang sudah tiba di Banjarmasin untuk berpartisipasi dalam pencarian.
- Helikopter BNPB Elang Nusantara yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi hilangnya helikopter.
- Heli Whitesky dari Balikpapan yang juga ditugaskan untuk membantu pencarian.
- Heli NUH yang bersiaga di Balikpapan menunggu instruksi lebih lanjut.
Tim gabungan ini dipimpin oleh petugas yang berpengalaman dalam operasi SAR dan menggunakan semua sumber daya yang tersedia untuk menemukan helikopter yang hilang. Rencananya, titik kumpul operasi pencarian udara akan dipindahkan untuk mengoptimalkan waktu dan penggunaan bahan bakar.
Pemeriksaan Kendaraan dan Dokumen Penerbangan oleh Pihak Berwenang
Seiring dengan proses pencarian, pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen operasi helikopter. Tim dari otoritas penerbangan telah ditugaskan untuk mengkaji seluruh file dan catatan terkait helikopter PK-RGH, termasuk perawatan dan operasionalnya. Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah ada aspek yang perlu diperbaiki di kemudian hari.
Pihak berwenang menyatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan situasi ini. Lukman F. Laisa menekankan komitmen penuh untuk mendukung semua upaya pencarian hingga semua penumpang ditemukan dengan selamat. Masyarakat juga dicita untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga ketenangan dan tidak menambah beban dalam situasi sulit ini.
Ditjen Hubud berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada publik sesuai dengan perkembangan pencarian. Mengingat kompleksitas misi ini, setiap akses terbaru dan informasi akurat akan sangat berharga bagi semua pihak yang terlibat. Pihak keluarga dan publik tentunya menantikan kabar baik dalam waktu dekat.


