www.teropongpublik.id – Komunitas pesisir di Tihi-Tihi, Bontang, kini mengalami transformasi signifikan berkat adanya fasilitas Modern Solar Dryer Dome. Dengan dukungan dari sektor kelistrikan, proses pengeringan rumput laut menjadikannya lebih efisien dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Keberadaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Program ini, yang dinamakan Electrifying Marine, tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga menciptakan peluang baru untuk petani rumput laut. Dengan memanfaatkan fasilitas modern ini, petani kini dapat melaksanakan kegiatan budidaya mereka tanpa terpengaruh cuaca yang tidak menentu.
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah menghibur ekonomi masyarakat lokal. Melalui dukungan teknis serta infrastruktur yang memadai, PLN berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan wilayah pesisir di Tihi-Tihi.
Pentingnya Listrik untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Tihi-Tihi
Dalam konteks program Electrifying Marine, listrik tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai pendorong kemajuan. Sebelumnya, petani rumput laut Tihi-Tihi sering mengalami kerugian akibat kondisi cuaca yang tak menentu, terutama saat hujan. Namun, kehadiran Solar Dryer Dome mengubah paradigma ini.
Dulu, hasil panen mereka yang terkena hujan sering kali merusak kualitas dan ketepatan waktu pengeringan. Kini, dengan teknologi pengering baru ini, petani dapat mengeringkan hasil panen mereka kapan pun mereka mau. Ini merupakan langkah besar menuju peningkatan ekonomi komunitas mereka.
Mustari, Ketua Kelompok Petani Rumput Laut Tihi-Tihi, mengungkapkan bahwa mereka lebih optimis kini. “Kami yakin bisa lebih sejahtera,” tambahnya, sejalan dengan harapan banyak masyarakat dalam menghadapi tantangan baru.
Mengurangi Risiko Kerugian Melalui Teknologi Modern
Salah satu manfaat utama dari penggunaan Solar Dryer Dome adalah pengurangan risiko kerugian. Proses pengeringan yang lebih cepat dan stabil membuat petani tidak lagi khawatir akan hasil panen yang rusak. Dengan pengeringan yang tepat, kualitas rumput laut juga meningkat secara signifikan.
PLN memberikan dukungan pelatihan, yang mencakup pendampingan teknis dalam berbagai aspek pengolahan ramput laut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para petani, agar mereka bisa menghasilkan produk turunan berkualitas, seperti pupuk organik dan minuman serat.
Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP KLT, Teddy Kristianto, menekankan pentingnya energi listrik sebagai katalisator dalam peningkatan produktivitas. “Kami ingin memastikan bahwa dukungan kami bukan hanya sekadar pembangunan fasilitas,” ujarnya dengan yakin.
Kolaborasi Antara Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Dukungan dari PLN mendapatkan apresiasi yang luas, termasuk dari pemerintah daerah. Sunita Sinaga, perwakilan Dinas Perdagangan Kota Bontang, menilai investasi ini penting untuk masa depan masyarakat. “Energi listrik mendukung fasilitas pengolahan yang dapat meningkatkan produktivitas,” ungkapnya.
Dengan adanya kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah, masyarakat Tihi-Tihi kini memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha mereka. Ini bukan hanya tentang meningkatkan produksi tetapi juga tentang membuka akses pasar yang lebih lebar bagi produk mereka.
Kini, terdapat harapan baru bagi masyarakat Tihi-Tihi yang telah terbebas dari ketergantungan pada cuaca. Dengan dukungan infrastruktur dan pelatihan, mereka mendapatkan kepercayaan diri untuk mengelola usaha dan berinovasi lebih jauh dalam memasarkan produk mereka.


