www.teropongpublik.id – Dalam upaya pencarian seorang pekerja yang hilang di tengah hutan belantara, tim SAR gabungan menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi. Korban bernama Kanisius Sengkam, seorang karyawan berusia 25 tahun, dilaporkan hilang saat melakukan tugasnya di kawasan hutan Kampung Batu Rajang, Kabupaten Berau.
Pencarian sudah memasuki hari kedua ketika tim mulai mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan korban. Kanisius hilang saat melaksanakan tugas penting dalam pembukaan jalan, dan keluarganya sangat berharap akan kabar baik mengenai keselamatannya.
Tim SAR Gabungan Memperluas Area Pencarian Secara Drastis
Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, kepolisian, serta pihak perusahaan telah memperluas area pencarian dengan radius mencapai 3 kilometer. Total luas pencarian kini mencakup hingga 37 kilometer persegi dari lokasi kejadian yang dilaporkan.
Pada pukul 13.00 WITA, tim menemukan sejumlah tanda yang diduga kuat milik korban. Temuan ini memberikan harapan baru bagi keluarga dan rekan kerja Kanisius, yang terus menunggu informasi lebih lanjut.
- Temuan 1: Bekas bivak yang diyakini telah dirakit oleh Kanisius untuk berlindung dari cuaca dan bertahan hidup.
- Temuan 2: Ceceran korek api yang diidentifikasi sebagai milik korban, yang menunjukkan adanya usaha untuk mencari perlindungan atau kenyamanan.
Meskipun jejak telah ditemukan, pencarian dihentikan sementara pada pukul 19.00 WITA karena faktor keselamatan dan visibilitas yang menurun. Tim berharap dapat melanjutkan pencarian dengan lebih intensif pada hari berikutnya.
Tantangan Medan yang Berat Menghambat Pencarian
Pencarian di dalam kawasan hutan Batu Rajang tidaklah mudah, mengingat kondisi medan yang ekstrem dan sulit dijangkau. Akses menuju lokasi hutan tersebut sangat terbatas, dan penggunaan alat berat menjadi cara terbaik untuk mendekati lokasi pembukaan jalan.
Tim SAR menyampaikan bahwa faktor penghambat utama adalah medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Dalam laporan mereka, dibutuhkan dukungan dari alat berat seperti bulldozer untuk memudahkan perjalanan tim ke titik pencarian yang lebih dalam.
Dalam situasi ini, tim telah mendirikan posko di Camp PT Inhutani KM 29 untuk mengoordinasikan setiap langkah pencarian yang dilakukan. Lukisannya banyak tantangan, tetapi semangat tim tetap tinggi.
Rencana Operasi yang Diperbaharui untuk Hari Ketiga
Operasi SAR direncanakan untuk dilanjutkan pada Rabu (11/2/2026), mulai pukul 07.00 WITA. Tim akan memfokuskan pencarian di area sekitar penemuan bivak untuk melacak jejak korban dengan lebih cermat.
Dalam operasi hari ketiga ini, tim akan menggunakan berbagai perlengkapan. Mereka mengerahkan satu unit Rescue Car D-Max dari Basarnas, serta bulldozer dari PT Aksa untuk membuka jalur yang terhambat.
Selain alat berat, peralatan medis dan komunikasi satelit juga akan diterjunkan untuk memastikan keamanan dan keterhubungan tim saat berada di lapangan. Keluarga dan rekan kerja Kanisius masih berdoa dan berharap agar ia dapat ditemukan dalam keadaan selamat.


