www.teropongpublik.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini berfokus pada potensi wisatawan mancanegara dari Brunei Darussalam dan Kazakhstan. Dengan berbagai keunggulan, kedua negara ini diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi sektor pariwisata di Kaltim.
Minat yang tinggi dari wisatawan kedua negara tersebut terhadap pengalaman wisata tropis dan budaya menjadi salah satu daya tarik utama. Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Restiawan Baihaqi, menjelaskan bahwa peluang paling besar saat ini berasal dari Brunei.
Pembukaan rute penerbangan langsung dari Bandar Seri Begawan ke Balikpapan oleh Royal Brunei Airlines menjadi faktor utama. Rute baru ini memungkinkan masuknya paket-paket wisata kecil dengan jumlah pelancong sekitar 15 hingga 20 orang.
Peluang Wisatawan Mancanegara dari Brunei dan Kazakhstan
Baihaqi menyatakan bahwa pihaknya akan segera bertemu dengan Royal Brunei Airlines untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan paket wisata. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menarik lebih banyak wisatawan yang berasal dari negara jiran tersebut.
Baihaqi juga mengungkapkan, paket wisata yang dirancang tidak hanya akan menyasar wisatawan Brunei, tetapi juga wisatawan China yang transit di Bandar Seri Begawan. Kesiapan ini menunjukkan optimisme untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kaltim.
Walaupun jumlah rombongan masih tergolong kecil, mereka melihat potensi yang besar ketika paket wisata terpadu yang mencakup Kaltim, Brunei, dan China sudah dirampungkan. Ini diharapkan akan mendatangkan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor UMKM dan industri pariwisata.
Peluang Tambahan Melalui Rute Penerbangan Strategis
Selain Brunei, Kazakhstan juga menjadi negara yang menarik perhatian. Para wisatawan dari negara tersebut lebih menyukai wisata alam tropis, di mana Kaltim menawarkan pengalaman tersebut yang belum banyak mereka jelajahi. Dengan demikian, pertemuan daring dengan perwakilan Kazakhstan direncanakan awal Desember untuk menggali lebih dalam potensi ini.
Baihaqi menjelaskan niatan untuk menarik wisatawan Kazakhstan agar tidak hanya berkunjung ke Bali, tetapi juga menambah masa tinggal mereka di Kaltim. Rute strategis yang akan disiapkan adalah Bali menuju Kaltim, kemudian ke Jakarta, sehingga perjalanan akan lebih efisien dan terjangkau.
Tiketing yang kini lebih terjangkau, berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kaltim. Kaltim menawarkan kombinasi ideal antara keindahan alam dan kekayaan budaya yang tak bisa ditemukan di tempat lain.
Destinasi Unggulan yang Ditawarkan Kaltim kepada Wisatawan
Kaltim memiliki sejumlah destinasi unggulan yang siap memikat hati para wisatawan, baik lokal maupun asing. Destinasi tersebut meliputi Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara yang menawarkan berbagai keindahan alam dan pengalaman budaya yang kaya.
Di Balikpapan, pengunjung dapat menikmati Samboja Lodge, Goa Tapak, serta Like View. Destinasi ini memberikan peluang unik bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam sambil berinteraksi dengan budaya lokal.
Samarinda menawarkan ragam pengalaman seperti Desa Budaya Pampang dan susur Sungai Mahakam. Sedangkan di Kutai Kartanegara, wisatawan dapat menemukan Desa Pela dan habitat pesut Mahakam yang sangat jarang ditemui di tempat lain.
Menarik Perhatian Wisatawan untuk Mengunjungi IKN
Konsep forest city yang diterapkan di Ibu Kota Negara (IKN) juga menjadi daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan asing yang penasaran untuk melihat perkembangan proyek tersebut dan bagaimana masyarakat setempat akan beradaptasi dengan perubahan yang ada.
Untuk semakin memperkuat promosi destinasi ini, Dinas Pariwisata Kaltim akan mengundang agen travel dari Brunei untuk mengikuti agenda fam trip pada akhir Desember. Melalui kegiatan tersebut, mereka berharap dapat menunjukkan langsung potensi yang dimiliki Kaltim kepada para pelaku perjalanan.
Baihaqi menambahkan bahwa penguatan sektor pariwisata dari Brunei dan Kazakhstan merupakan bagian dari strategi prioritas. Dalam era kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji, penyebaran informasi tentang pariwisata Kaltim akan menjadi fokus utama agar sektor ini dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru.
Secara keseluruhan, fokus pada wisatawan dari Brunei dan Kazakhstan adalah langkah yang cerdas. Dengan memanfaatkan pendekatan yang tepat, Kaltim memiliki segala potensi untuk menjadi tujuan wisata internasional yang menarik. Diharapkan, kerja sama ini akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.


