www.teropongpublik.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan baru-baru ini merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang sangat unik. Acara tersebut dilaksanakan di Dusun Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dan dihadiri oleh masyarakat adat yang terkenal dengan peran mereka sebagai penjaga hutan adat.
Perjalanan menuju lokasi yang terletak di kaki Gunung Lumut ini diawali oleh rombongan Pertamina yang dipimpin oleh Executive General Manager Alexander Susilo. Dengan menempuh jarak 214 kilometer dari Balikpapan, rombongan tersebut menghadapi medan yang berliku dan berbatu selama 11 jam untuk sampai tepat waktu dalam mengikuti upacara bendera yang dilangsungkan di tengah keindahan alam tersebut.
Upacara kemerdekaan ini memiliki makna yang dalam, menunjukkan semangat persatuan yang tak mengenal jarak atau medan. Alexander Susilo menyatakan bahwa masyarakat adat Mului adalah bagian penting dari kekuatan bangsa, berperan dalam menjaga kelestarian alam yang menjadi warisan budaya dan lingkungan bagi generasi mendatang.
Kegiatan Sosial Sebagai Bentuk Kepedulian Perusahaan
Dalam rangka memperingati kemerdekaan, Pertamina tidak hanya melaksanakan upacara seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian tas sekolah serta mainan edukatif untuk anak-anak.
Selain itu, dalam suasana gembira, diadakan perlombaan khas 17 Agustusan seperti balap karung dan tarik tambang. Kegiatan-kegiatan semacam ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Pertamina dan masyarakat, serta menciptakan suasana kebersamaan yang meriah.
Pertamina juga menunjukkan komitmen mereka terhadap masyarakat dengan melakukan aksi sosial sebelumnya yaitu menyalurkan paket sembako, perlengkapan ibadah, serta melakukan aktivitas bersih-bersih di musholla. Semua ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di pedalaman.
Sinergi Antara Perusahaan dan Masyarakat Adat
Kehadiran Pertamina di Dusun Mului bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi masyarakat. Alexander menyatakan bahwa perayaan ini mencerminkan sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan alam, dimana setiap pihak saling mendukung demi keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya berlangsung satu kali, tetapi dapat berlanjut dalam berbagai program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat serta melestarikan alam. Masyarakat dapati manfaat yang lebih berkelanjutan dan Pertamina pun dapat terus beroperasi secara bertanggung jawab.
Dengan keberadaan perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, diharapkan masyarakat adat dapat lebih memiliki kekuatan untuk mempertahankan warisan mereka. Melalui berbagai program, seperti pendidikan dan kesehatan, mereka dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya mereka.
Pentingnya Pelestarian Alam dan Budaya Lokal
Pertamina memahami bahwa pelestarian alam dan budaya lokal adalah hal yang sangat penting. Masyarakat adat Mului berperan aktif dalam menjaga ekosistem hutan yang menjadi sumber kehidupan mereka. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan akan menjadi kunci bagi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
Alexander menambahkan bahwa setiap upaya untuk menjaga alam harus melibatkan masyarakat lokal. Stakeholder, termasuk perusahaan, harus saling mendukung agar bisa menciptakan dampak positif dalam jangka panjang. Upaya ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat yang bergantung pada alam untuk kehidupannya.
Dengan menjaga keragaman hayati dan hutan adat, komunitas seperti Mului akan mampu mempertahankan identitas mereka. Pelestarian ini juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam budaya dan keindahan alam yang ada di kawasan tersebut.


