www.teropongpublik.id – PSM Makassar harus menerima hasil kurang memuaskan setelah pertandingan melawan Persijap Jepara di laga perdana Super League 2025/2026. Skor imbang 1-1 menandakan bahwa meski mereka sempat unggul, ketidakberuntungan di saat kritis merampas kemenangan yang seharusnya mereka raih.
Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie pada malam Jumat, di mana gol pembuka lahir dari Ricky Pratama yang memanfaatkan umpan silang dari Victor Luiz. Namun, saat pertandingan hampir berakhir, striker Brasil bernama Franca berhasil menggetarkan jala PSM Makassar dan meredam euforia tim tuan rumah.
Pembatasan Skuad PSM Makassar Akibat Sanksi FIFA
Kondisi yang dihadapi PSM Makassar menjadi lebih rumit karena sanksi yang diberikan oleh FIFA. Akibatnya, mereka tidak dapat mendatangkan pemain baru dan terpaksa menurunkan skuad dengan komposisi yang minim, hanya mengandalkan dua pemain asing, Aloisio Neto dan Victor Luiz.
Pemain baru seperti Alex Tanque dan Lucas Dias, serta beberapa rekrutan lokal lainnya, belum bisa tampil akibat regulasi yang membatasi pendaftaran. Situasi ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi tim, terutama dalam kompetisi yang ketat seperti Super League.
Sementara itu, di pihak lawan, Persijap Jepara datang dengan kekuatan penuh dan menurunkan tujuh pemain asing, termasuk yang berada di bangku cadangan. Keberadaan banyaknya pemain asing ini jelas meningkatkan daya saing tim tamu dalam pertandingan tersebut.
Statistik Pertandingan: Dominasi Persijap Jepara
Dalam hal penguasaan bola, Persijap Jepara menunjukkan dominasi dengan angka 54 persen dibandingkan 46 persen milik PSM. Angka ini menunjukkan bahwa tim tamu lebih aktif dalam mengontrol permainan, meskipun skor tetap imbang.
Selain penguasaan bola, Persijap juga unggul dalam jumlah tendangan sudut, mencatatkan tujuh tendangan sudut berbanding dua untuk PSM. Ini menunjukkan betapa aktifnya mereka mencoba menciptakan peluang.
PSM Makassar pun memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak gol tambahan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang presisi dan keputusan yang kurang tepat menjadi faktor kegagalan mereka untuk memanfaatkan peluang tersebut hingga pertandingan berakhir.
Pertahanan Solid PSM Makassar Menjadi Penyelamat
Di tengah tekanan konstan dari tim tamu, pertahanan PSM Makassar terbukti cukup kokoh. Kiper Reza Arya tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan yang krusial, termasuk menggagalkan beberapa peluang emas dari para pemain Persijap.
Dukungan dari lini belakang sangat krusial untuk menjaga harapan PSM agar tetap bisa meraih poin dalam laga ini. Kemampuan Reza Arya dalam membaca permainan lawan menjadi salah satu kunci pertahanan yang efektif.
Walaupun dalam beberapa kesempatan PSM terlihat tertekan, organisasi pertahanan yang baik membantu mereka untuk tetap menjaga gawang agar tidak kebobolan lebih dari satu gol. Ini adalah satu titik positif meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan.


