www.teropongpublik.id – Pembalap dari tim Yamaha Racing Indonesia siap beraksi dalam seri ke-4 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Mandalika International Circuit, Lombok. Event yang berlangsung dari 29 hingga 31 Agustus ini membawa harapan besar, dengan target podium di dua kategori, yaitu AP250 dan SS600.
Tim Yamaha Racing Indonesia telah melakukan persiapan matang jelang balapan ini. Sebagai langkah pre-event, mereka mengikuti Kejurnas Mandalika Racing Series yang berlangsung bulan Agustus lalu, dengan beberapa prestasi mengesankan yang diraih pembalapnya. Wahyu Nugroho bahkan berhasil meraih juara dalam race National Sport 600cc dan saat ini memimpin klasemen.
Pada seri sebelumnya di Jepang, tim menunjukkan performa solid dengan Wahyu Nugroho naik podium ke-2 di SS600. Di kategori AP250, Candra Hermawan berada di posisi ke-3 sementara rekannya M Faerozi berhasil menjangkau 10 besar. Kabar baik juga datang dari Fadil Al Gassani, yang setelah pulih dari cedera, siap kembali berlaga di Mandalika.
Keberanian dan Persiapan Tim Yamaha Racing Indonesia
Para rider YRI menunjukkan semangat yang tinggi menjelang pertandingan. Dengan hasil yang baik di sirkuit sebelumnya, motivasi para pembalap semakin melambung. Mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik di hadapan fans lokal yang mendukung.
Wahyu Rusmayadi, sebagai Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengungkapkan kekuatan mental dan persiapan strategis tim. “Hari ini adalah tentang memberikan performa terbaik,” katanya. Ia menambahkan bahwa kemenangannya di kelas AP250 dan SS600 bukanlah sekadar target, tetapi juga bentuk penghargaan untuk para penggemar.
Terdapat juga rider muda, Muhammad Fadhil Musyavi, yang akan kembali beraksi setelah menjalani debut di Motegi. Meskipun hasil motornya kurang memuaskan pada pengalaman sebelumnya, kesempatan untuk balapan di Mandalika akan menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuannya di kancah internasional.
Profil Pembalap Yang Siap Bertanding di Mandalika
Wahyu Nugroho mengungkapkan rasa optimisnya menjelang balapan dengan menyatakan, “Setiap balapan di Mandalika selalu spesial.” Ia berharap mendapatkan podium lagi di SS600, tentang hal ini ia merasa didukung oleh paduan energi dari para penggemar setia di lokasi.
M Faerozi menambahkan, “Mandalika selalu memberi motivasi ekstra.” Ia bertekad untuk meraih hasil lebih baik kali ini setelah catatan baik di tahun lalu yang membawanya ke podium. Ketekunan dan pengalaman sebelumnya di sirkuit ini memberi kepercayaan diri yang kuat untuknya.
Candra Hermawan percaya bahwa persiapan yang telah dilakukan kali ini cukup matang. “Saya optimis bisa memberikan kejutan dengan hasil podium.” Ini merupakan kesempatan baginya untuk menunjukkan kemajuan setelah tahun lalu menjadi wild card dengan posisi 5 dan 6.
Jadwal Balapan ARRC Mandalika 2025 yang Harus Diketahui
Jadwal pertandingan ARRC Mandalika sangat padat dan dijadwalkan sebagai berikut. Pada hari Jumat, 29 Agustus, para pembalap akan melakoni sesi latihan untuk AP250 dan SS600, dengan berbagai sesi diatur untuk pagi hingga sore.
Hari berikutnya, Sabtu, 30 Agustus, akan dilangsungkan kualifikasi untuk kedua kategori tersebut, diikuti dengan race pertama masing-masing. Ini adalah momen penting bagi para rider untuk menentukan posisi starting mereka di balapan hari berikutnya.
Pada hari terakhir, Minggu, 31 Agustus, balapan kedua untuk masing-masing kategori akan menjadi puncak dari rangkaian ARRC 2025 di Mandalika. Setiap pembalap berharap bisa memberikan penampilan terbaik dan mencetak prestasi yang mengesankan di depan publik yang menanti.
Dukungan dari penggemar akan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pebalap. Dengan persiapan yang mantap dan semangat juang tinggi, Yamaha Racing Indonesia siap memberikan yang terbaik di sirkuit Mandalika, yang merupakan rumah bagi banyak penggemar motorsport.
Dengan aspirasi yang tinggi untuk mencapai podium, mereka tidak hanya bersaing untuk kemenangan, tetapi juga untuk memberikan hiburan serta kebanggaan bagi para penggemar yang telah setia mendukung. Keberhasilan dalam balapan ini diharapkan dapat menjadi gambaran dari perjalanan panjang mereka dalam dunia balap motor internasional.


